Monday, December 21, 2015

Kakek dan Ikan Emas Ajaib

              Di sebuah gubuk tua, hiduplah seorang kakek dan nenek yang tinggal bersama. Pekerjaan sang kakek adalah nelayan, dan kehidupan mereka juga tidak mencukupi. Pada suatu hari, sang kakek sedang menangkap ikan dengan jalanya, ia mendengar seseorang yang sedang berteriak kepadanya. "Tolong jangan tangkap aku! Jika kamu membebaskan aku, aku akan memberikan kamu 4 permintaan". Mendengar seseorang berkata begitu sang kakek bertanya "Dimana kau?". Lalu suara itu kembali berkata "Aku disini kek, di jalamu!" Sang kakek pun terkejut dan kembali ke jalanya. Ia berkata "Apakah itu kamu ikan?" Lalu ia pun mengangkat jalanya dan bertanya kepada ikan itu "Mengapa kau bisa bicara, siapa kau?" Dan ikan itu pun berkata "Aku adalah ikan emas ajaib, terima kasih telah melepaskanku dari jalamu, sekarang sebutkanlah permintaanmu dan aku akan kabulkan". Permintaan pertama sang kakek adalah untuk mendapatkan 1 buah sosis yang kemarin dimakan oleh sang nenek.
 
           Setelah itu sang kakek berkata "Aku akan kembali lagi untuk permintaan selanjutnya". Saat sampai ke rumahnya, ia melihat di meja makannya ada sebuah sosis yang lezat. Ia pun menceritakan semuanya ke sang nenek sambil memakan sosisnya. "Kamu hanya menyia-nyiakan kesempatan ini!" Ujar sang nenek. "Sekarang kembali lagi untuk meminta keran air yang baru untuk mencuci piring kita!" Ujar sang nenek lagi. Lalu sang kakek pergi ke ikan emas ajaib itu lagi untuk meminta keran air yang baru. Setelah kembali ke rumah, sang nenek sangat bergembira karena mendapat keran air yang baru. Tetapi, nenek menginginkan lebih lagi. Iya berkata "Kembalilah ke si ikan untuk meminta rumah baru dan makanan yang enak-enak.
 
Sang kakek pun kembali lagi ke tempat ikan emas itu untuk meminta rumah baru dan makanan yang enak-enak. setelah kembali ke rumahnya, ia melihat sebuah rumah yang sangat mewah, dan saat iya masuk ke dalam rumah itu, iya melihat banyak makanan yang tergeletak di meja makan. Ia menyadari bahwa itu adalah rumahnya. Tetapi, sang nenek semakin serakah dan egois. Sang nenek meminta agar ia bisa menjadi Allah. Setelah mendengar permintaan terakhir dari sang kakek, ikan emas ajaib itu pun murka dan mengembalikan semua menjadi seperti semula, yaitu sang kakek dan nenek kembali tinggal di sebuah gubuk tua yang kehidupannya tidak tercukupi. 

Pesan moral: kita tidak boleh egois dan serakah kepada sesama. ~(^v^)~ \(^v^)/
 
 
 
 
 
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment